Halo semua! perkenalkan saya Nanang Agus, seorang karyawan dan juga peternak ayam petelur asal Tulungagung Jawa Timur. Belakangan ini kita semua tentu merasakan biaya hidup semakin lama terus meningkat, mulai dari biaya kebutuhan pokok, pendidikan anak, pengeluaran rutin dan berbagai macam kebutuhan lainnya. Sebagai seorang karyawan tentunya memerlukan cara baru untuk bisa mendapatkan tambahan penghasilan supaya bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Demi untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan, saya berfikir ingin punya usaha sampingan yang bisa berjalan otomatis,tanpa menganggu pekerjaan saya saat ini, produknya dibutuhkan banyak orang, modalnya kecil dan sudah terbukti dapat bertahan bertahun tahun. Setelah saya melakukan berbagai macam analisa bidang usaha, akhirnya saya menemukan usaha yang cocok dengan kriteria seperti itu ada di bidang peternakan. Setelah beberapa waktu memilih jenis ternak apa yang akan saya lakukan, di sekitar 5 tahun yang lalu, saya memutuskan untuk coba membuat usaha sampingan ternak ayam petelur, saya mulai dari nol ya bapak/ ibu, dilingkungan sekitar saya tidak ada orang yang beternak ayam petelur, saya mulainya dengan membaca artikel dan menonton video – video tentang tentang ternak ayam petelur hingga saya akhirnya menemukan seorang mentor yang mau mengajari saya cara ternak ayam petelur. Beliaunya sekarang telah berpulang, semoga diterima amalnya dan diampuni segala kesalahannya. aamiin.
Setelah saya yakin dengan bekal pengetahuan saya tentang ternak ayam petelur, mula-mula saya membangun dua unit kandang untuk usaha ternak yang baru akan saya mulai, kandang pertama buat pembesaran DOC dan kandang yang satunya untuk ayam siap produksi, setelah kadang jadi akhirnya saya memutuskan untuk merawat ayam petelur dari DOC saja dan membiarkan kandang untuk ayam produksi kosong untuk sementara karena terkendala biaya.

Setelah saya pelihara sekitar 6 bulan DOC yang saya pelihara sudah siap untuk berproduksi dan segera saya pindah ke kandang produksi yang sudah saya siapkan tadi. Seiring dengan berjalannya waktu ayam saya pelihara tadi sudah mulai bertelur dan mulai menghasilkan uang, tentu tidak langsung semua bertelur ya, secara bertahap, mulai dari beberapa ekor terlebih dahulu sehingga akhirnya semua ayam saya bertelur.

Setelah ayam saya bertelur, sedikit demi sedikit saya mulai mendapatkan penghasilan dari ternak, secara garis besar rata rata dari 100 ekor ayam petelur yang saya pelihara saya bisa mendapatkan 4,5 kg s/d 5 kg telur setiap hari. Hasil tersebut tentunya sudah terlalu banyak jika untuk dikonsumsi sendiri, hingga pada akhirnya mulailah saya tawarkan kepada para tetangga dan warung kelontong yang ada disekitar rumah saya.
Setelah berjalan beberapa waktu, saya mulai merasakan dinamika usaha peternakan, kadang merasakan hal yang indah kadang juga hal yang menyedihkan, indah saat harga telur lagi bagus dan ayam dalam kondisi yang optimal, menyedihkan saat harga pakan naik, harga telur turun lebih parah lagi jika ayam dalam kondisi sakit.
Semua itu pada akhirnya membentuk pengalaman yang tidak bisa didapatkan dari kita yang hanya sekedar tahu lewat membaca atau menonton video peternakan tetapi tidak pernah mempraktekkannya secara langsung. Sekedar informasi saja, saat ini ayam petelur yang saya pelihara ada sekitar 1000 ekor, mulai dari yang masih DOC, Pulet dan juga ayam yang sudah berproduksi. Saya sudah mulai menikmati hasil dari apa yang saya rintis beberapa tahun yang lalu. Setiap hari ayam saya saat ini sudah menghasilkan antara 40 sd 50 kg telur yang siap saya jual kepada tetangga, warung dan langganan saya.

Selanjutnya saya mulai berfikir mungkin apa yang saya lakukan ini bisa saya duplikasikan kepada orang lain yang mungkin merasakan apa yang saya rasakan dahulu, yaitu ingin punya penghasilan tambahan disamping pekerjaan utama yang telah dilakukan. Saya melalui tulisan ini menawarkan kepada anda semacam pelatihan ternak ayam petelur yang merupakan rangkuman pengalaman saya dalam beternak ayam petelur selama ini. Saya merasa yakin bahwa dengan pengalaman yang sudah teruji ini akan bisa memudahkan orang lain jika ingin mulai dalam usaha ternak ayam petelur skala rumahan.
Mengapa saya menyebut ternak saya ini skala rumahan, ya tidak lain karena populasi ayamnya sedikit, hanya dibawah 1000 ekor dan juga karena menurut pandangan warga disekitar rumah saya, populasi dibawah 1000 ekor itu masih bisa ditoleransi dampak lingkungannya. Para tetangga masih bisa memaklumi bahwa ternak saya itu dalam upaya untuk mencari kehidupan yang lebih layak yang akhirnya respon mereka masih oke oke saja dan tidak mempermasalahkan peternakan saya yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka.
Oke, kita kembali ke penawaran saya tadi, melalui tulisan ini saya menawarkan kepada Bapak/Ibu yang mungkin saat ini sedang mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan, mungkin beternak ayam petelur adalah solusi keadaan yang Bapak/Ibu hadapi.
Untuk memulai usaha ini memang ada syarat minimalnya, tapi itu sederhana, asalkan anda ada lahan kosong sekitar 4 x 8 meter persegi dan bisa menyisihkan sedikit dana untuk modal, itu sudah cukup untuk memulai memelihara 100 ekor ayam petelur. Pelatihan ini saya kemas secara online dan privat melalui google meet yang nanti disana saya akan menjelaskan panjang lebar cara saya dalam beternak ayam petelur skala rumahan. Saya akan coba memberikan penjelasan kepada Bapak/Ibu tentang prospek ternak ayam petelur, resiko dan hambatan dalam beternak, pola pikir dalam beternak, cara membuat kandang sederhana, cara memelihara doc dan pakannya, cara memelihara ayam pullet (remaja) dan pakannya, cara memelihara ayam produksi dan pakannya, memahami penyakit yang biasa mengenai ayam dan penanganannya, siasat menekan biaya pakan serta cara pemasaran hasil peternakan yang semua ikut saya kemas sesederhana mungkin agar mudah untuk dipahami dan dipraktekan.
Dalam sesi pelatihan online itu nanti kita buat santai saja, saya berbagi pengalaman, kita bercakap cakap santai dan Bapak/Ibu boleh menanyakan berbagai hal tentang ayam ternak ayam petelur dan saya akan mencoba menjawab berdasarkan pengalaman yang telah saya kerjakan.
Sekedar informasi saja, pelatihan online ini berbayar ya Bapak/ Ibu, namun saya jamin sangat murah untuk sesi pelatihan privat, hanya seharga 3 kg beras premium, jadi Bapak/Ibu tidak akan rugi dari segi finasial tapi akan mendapatkan manfaat wawasan dan pengetahuan tentang ternak ayam petelur. Selain itu setelah mengikuti pelatihan nanti kita akan terus terhubung dan jika nanti Bapak/Ibu memutuskan untuk benar benar masuk ke usaha ini kita bisa berbagi pengalaman lewat Whatapps atau telepon untuk memecahkan masalah yang terjadi dipeternakan kita. Jadi saya yakin mengikuti pelatihan ini akan banyak mendatangkan manfaat bagi kita semua.
Sekiranya bapak/ibu berkenan, saya persilahkan untuk gabung di pelatihan online yang saya selengarakan, untuk caranya sangat mudah silahkan selesaikan pendaftaran dibawah ini
Tambahan informasi, untuk waktu pelaksanaanya flesibel ya Bapak/ Ibu, sesuai dengan kesepakatan saja, bapak/ibu ada waktu hari apa dan jam berapa nanti kita kondisikan. terima kasih sudah berkenan membaca tulisan ini, sampai jumpa di pelatihan.